CATEGORY

Sunday, August 7, 2016

MENJUMLAH 2 STEAM FLOW DARI 2 BOILER DENGAN TEKNIK KONVESIONAL



Ilustrasi.
Sebelum ditemukan teknik pengiriman data, kami selalu melakukan keler kabel dari 1 boiler ke boiler yang lain.  Pada tahun 2010, teknik menjumlahkan 2 steam flow boiler adalah sebagai berikut:

2 steam flow dijumlahkan di boiler 2dan dikirim ke stasiun lain



Flow sensor Boiler 1 mengeluarkan isyarat 4 -20 mA ter-square root, sedangkan Flow Sensor Boiler 2 mengeluarkan isyarat pneumatic 0,2 – 1,0 kgf/cm2 logaritmis . Boiler 1 langsung dihubungkan ke kontroller dan bisa terbaca actual , sedangkan  Flow sensor Boiler 2 harus dihubunhkan dulu ke Pneumatic Suare Root ( Anggap saja dengan istilah Pneumatic controller ) untuk bisa menghasilkan sinyal pneumatic 0,2 – 1,0 kgf/cm2 ter square root. Setelah itu baru outputan tadi dibaca oleh sebuah pressure transducer ( anggap saja bernama electric controller ) dan menghasilkan output berupa isyarat electric tegangan 1V – 5VDC.

Sinyal retransmissi dari kontroller Boiler1 dikirimkan ke Electric Adder yang berada di boiler 2.
Sinyal output dari kontroller Boiler 2 dikirimkan ke Electric Adder pula.
Hasil kalkulasi Electric Adder ini adalah Output tegangan 0 – 10 V dengan skala 10V= 150 ton/jam
Selanjutnya dimasukkan ke kontroller sebagai penampil total Flow, dan diletakkan di panel  operator di boiler 2.

Retransmission dari Kontroller penampil total flow ini dikirimkan ke display 7 segman yang berada di stasiun pemurnian.

Kantor Installasi tidak mengetahui berapa kosumsi uap yang telah terpakai karena tidak ada displaynya. Akhirnya display yang ada di stasiun pemurnian di shooting oleh kamera dan output dari kamer tersebut dihubungkan ke sebuah TV yang ada di kantor instalasi. Karena jarak kabel terlampau jauh ( sekitar 120 meter ), maka mutu gambar mengalami penurunan dan hasil shootingan tidak seperti yang diharapkan.

Prinsip informasi ini bertahan hingga tahun 2013 hingga ditemukan sistim informasi berbasis PLC dan LAN.

 

Friday, July 22, 2016

MAKING SIMPLE DATALOGGER WITH PLC OMRON AND MICROSIFT EXCELL 2007

Berikut ini saya buatkan video cara membuat dala loging sederhana dengan bermodalkan MS Excell 2007 dan PLC OMRON type CJ2MCPU31 silahkan  KLIK DISINI YA

Penjelasannya menyusul pak boss. Makasih. Iki kesusu...

Thursday, July 21, 2016

WINLOG: HOW MAKE A DISPLAY MONITORING VIA MODBUS AND ETHERNET WITHIN 8 MINUTES?

Setelah belajar berhari hari teknis modbus, maka saya berhasil membuat monitoring Generatror Siemens di pabrik saya yang dibaca oleh sebuah Power Meter type PM800 buatan SCHNEIDER ELECTRIC.

Power meter ini menggunakan MODBUS RS485 untuk fasilitas "dilihat isi dalamnya" oleh master / host komputer. Mengingat Power meter ini berisikan ratusan informasi penting yang bisa dibaca oeh si master / host via RS485.

Karena komputer pembacanya berjarak sekitar 200 meteran, maka saya gunakan sebuah konverter RS 485 ke Ethernet buatan ADVANCE AUTOMATION dengan type ADAM4571-CE.
WIRING MONITORING GENERATOR KE PC
Hal yang harus dikuasai:
1. Anda kenal dengan WINLOG.
2. Anda sudah mendownload alamat register dari Power Meter yang akan anda ambil datanya.
3.Wiring wiring hardware mulai dari Power Meter hingga converter, sudah anda kuasai.
4.Anda sudah menginstall software driver RS485 to Ethernet bawaan ADVANTECH ini (type hardware: 4571-CE)
5.Komputer anda komputer yang terkoneksi dengan LAN yang satu group dengan Converter 4571 ini ( semisal komputer anda adalah ber ip address 192.168.2.200 maka Converter buatan ADVANTECH ini diberi alamat 192.168.2.201 .


Berikut ini adalah rekaman bagaimanakah cara kita membuat aplikasi MONITORING by MODBUS hanya dengan waktu 8 menit saja KLIK DISINI YA ( youtube ).

Selamat mencoba.