CATEGORY

Friday, December 23, 2016

AMPLI SUBWOOFER MOBIL JBL BTX 250

AMPLI         CATUR      PLC     TV/AV    ELEKTRO    GITAR
INSTRUMENTASI  KOMPUTER    MUSIK   SOFTWARE

  SUBWOOFER MENURUT WIKIPEDIA
"Subwoofer adalah jenis perangkat individu dalam pengeras suara yang memberikan kontribusi terhadap penciptaan suara, memiliki diafragma berbentuk kerucut, dan biasanya digunakan untuk memproduksi pertengahan dan bagian frekuensi rendah dari sinyal musik. Biasanya untuk mereproduksi frekuensi audio bernada rendah bass.Rentang frekuensi yang khusus untuk sebuah subwoofer adalah sekitar 20–200 Hz untuk produk konsumen, dibawah 100 Hz untuk suara profesional yang lebih hidup, dan dibawah 80 Hz dalam THX-yang disetujui sistem. Subwoofer ini dimaksudkan untuk menambah rentan frekuensi rendah pengeras suara yang mencakup pita frekuensi yang lebih tinggi. Subwoofer dibuat untuk satu atau lebih transduser pengeras suara dalam sebuah kabinet pengeras suara yang mampu menahan tekanan udara saat melawan deformasi. Subwoofer datang dari berbagai desain, termasuk reflex bass (dengan radiator pasif dalam kabinet), tanpa batas penyekat, klakson, desain brandpass, merepresentasikan hal yang sehubungan dengan efisiensi, lebar pita, ukuran dan biaya. Subwoofer pasif memiliki trasnsduser dan kabinet yang didukung oleh sebuah penguat luar. Subwoofer aktif termasuk dalam sebuah penguat yang ada di dalam".

Subwoofer pada saat ini merupakan suatu kebutuhan bagi para penggemar audio mobil. Jika mobil tanpa subwoofer, maka suara bass empuk yang mendentum seperti tidak terasa. Jika cuma mengandalkan suara bass bawaan dari tape mobil, kemungkinan tidak akan optimal."

Rentang frekuensi yang khas untuk subwoofer adalah antara 20–200 Hz. Sistem profesional subwoofer untuk konser sistem biasanya beroperasi di bawah 100 Hz, dan sistem THX beroperasi di bawah 80 Hz.  

Menurut websitenya, Power Subwoofer ini bekerja pada range 20Hz hingga 160 Hz. Dengan daya kontinyu mampu hingga 100 Watt. jika kita lihat transistor finalnya memakai TIP35C dan TIP36C ( 125W, 100V, 25A ), maka bisa dipastikan dayanya pasti besar.


 Supplai rangkain ini adalah sekitar 32VDC, dengan dasar hitungan travo switching yang dipakai adalah 6:16, 6 lilit pada 12VDC. berarti output adalah 32VDC.
Berikut ini adalah capture skemanya:

klik gambar untuk memperbesar 
Power Section JBL BTX250
Komponen komponen pendukung:
TIP35C    DATASHEETNYA DISINI
TIP36C    DATASHEETNYA DISINI
2SD667   DATASHEETNYA DISINI
2SB647   DATASHEETNYA DISINI

Penjelasan skema adalah berikut ini: Power ini menggunakan prinsip kelas A, yakni sinyal penguat fasa plus dan fasa minus ada mulai dari input hingga output. Pada rangkaian power subwoofer, kelas A adalah paling cocok karena hasil sinyalnya mendekati sempurna.

  Penguat differensial menggunakan 4 transistor, yakni Q101, Q102, Q103 dan Q104. Selanjutnya masuk ke transistor driver Q105 ( MPSA56) dan Q106 (MPSA06), kemudian masuk ke transistor driver Q108 dan Q109. dan terakhir diperkuat oleh transistor Final Q110 dan Q111.

Jika anda kesulitan untuk menerapkan mute (QM1) yang menggunakan FET 2SK30A, ini bisa anda tiadakan saja. Hanya resikonya akan terengar suara "dup" pada saat power ini on atau off.

Berikut ini saya sertakan pula rangkaian pengolah subwoofernya.
skema subwoofer JBL BTX250



Untuk potensio Range memakai potensio stereo karena VR203A dan VR203B adalah dalam 1 spindle. SW 201 dipakai sebagai selektor fasa. Ini bisa anda tiadakan selagi sudah tahu jenis fasa yang beroperasi.

Komponen dari skema diatas termasuk komponen umum dan dipasaran sudah banyak beredar.

Selamat berkarya.
ARTIKEL LAINNYA:

AMPLI         CATUR      PLC     TV/AV    ELEKTRO    GITAR
INSTRUMENTASI  KOMPUTER    MUSIK   SOFTWARE

No comments:

Post a Comment