CATEGORY

Monday, November 25, 2013

MAXITHERM BERHASIL BEROPERASI LEBIH DARI 7X24 JAM

  AMPLI         CATUR      PLC     TV/AV    ELEKTRO    GITAR
INSTRUMENTASI  KOMPUTER    MUSIK   SOFTWARE

Demikianlah judul untuk Entri kali ini.
Sebagai petugas Instrumentasi pada Boiler Maxitherm, kami merasa ikut bangga dan berbahagia karena Boiler yang kami jaga ini mampu beroperasi kontinyu selama lebih dari 168 jam sejak dinyalakan pada hari senin, 18 November 2013 lalu.

Sebetulnya pada tanggal 17 November Boiler ini sudah beroperasi, karena berhenti dan harus dimatikan, maka kami anggap ini tidak masuk hitungan.

Keberhasilan boiler Maxitherm beroperasi secara kontinyu 1 minggu pertama ini adalah hasil kerjasama kami semua; kepala Instalasi ( Mr. Hermansyah ), Ajun Kabag Instalasi ( Mr. Maimun ), Kepala Sie Boiler ( Pak Nur RizkaDeva dan Pak Sugeng Wibowo ), Kepala Listrik dan Instrumen ( Pak Kusnanto dan Pak Pudi Utomo ), Kepala Gilingan ( Pak Syaifullah ), semua Assistan Masinis Installasi PG Krebet Baru II ( Pak Hartono, Pak Eke Chandra, Pak Tutut, Pak Suwandhi, Pak Dwi, Pak Samudji, Pak Didit Suwito ) semua mandor di semua stasiun ( Listrik dan Instrumen, Ketel, Gilingan ), dan semua petugas yang berkenaan dengan operasional boiler Maxitherm.

Boiler Maxitherm menurut orang orang yang bekerja di pabrik Gula Krebet adalah boiler yang menakutkan laksana kuburan angker, sulit ditaklukkan, merepotkan semua pihak, penuh kebohongan, dan membuat operatornya sedikit ragu akan kemampuan boiler ini untuk running kontinyu. Akan tetapi karena usaha keras kita semua, tentunya ini berawal dari kesungguhan Mr.Hermansyah untuk meyakinkan kita semua bahwa boiler ini bisa diberdayakan, bisa dijalankan dan nyaman untuk dikendalikan. Kemudian bawahannya berupaya semaksimal mungkin untuk menerapkan kemampuannya dalam memperbaiki dan memperbaiki segala kekurangan dari boiler ini, secara mekanik, kelistrikan, dan secara instrumentasi.

Saat ini beberapa pihak sudah mulai merasa bahwa boiler ini sudah bisa ditaklukkan, dikendalikan dan siap untuk running kontinyu dalam kurun waktu panjang. Jika hal ini bisa terwujud, maka masalah kekurangan pasokan listrik akan bisa teratasi mengingat maksimal supplai listrik dari generator pasangan boiler ini adalah sekitar 7 Megawatt, sedangkan suppai listrik PG Krebet BAru II saat ini sekitar 4 MegaWatt.

Sebagai orang yang bertugas dalam instrumentasi, maka segala parameter di boiler ini harus selalu diamati, dijaga kestabilannya dan apabila ada beberapa penyimpangan dalam hal penunjukan parameter harus segera di atasi untuk mencegah effek domino  dalam hal kerusakan sebuah boiler. Tentu saja kami selalu bersinergi dengan operator boiler dan beberapa pimpinan untuk selalu berdiskusi dan berupaya membuat supaya boiler ini bisa bertahan operasional walaupun dalam keadaan diperbaiki di sisi listrik, maupun sisi instrumentasinya. 

Salah satu hal penting bagi kami orang orang instrumen adalah keberhasian  boiler Maxitherm ini beroperasi kontinyu diantaranya karena dibuatkan sistim panel backup , yakni sebuah panel parameter yang dipantau oleh operator pada saat boiler ini beroperasi. Pada awalnya panel backup dirancang untuk membackup boiler Maxitherm apabila sistim kendali yang dilakukan oleh PLC mengalami kegagalan maupun mengalamni permasalahan yang lain. Sehingga operator tetap bisa mengendalikan pasokan bahan bakar dan mengawasi parameter parameter vital seperti level air pada top drum, suhu dapur ( furnace temp ), tekanan dapur ( furnace draft ), persentase pakan ampas ke dapur ( bagasse feeding ), dan lain sebagainya.

Panel Backup ini pada awalnya adalah ide coba coba pak kusnanto ( saat itu menjabat sebagai kasie Instrumentasi KB2 ). Kemudian beliau menginstruksikan kepada bawahannya untuk mencoba satu parameter dahulu, pelajari sistimnya dan buatkan contoh satu parameter dahulu.Setelah itu ide ini didiskusikan dengan pihak Boiler dan berunding dalam satu meja antara Instrumen, Listrik dan Boiler. Diputuskan untuk dibuatkan 1 panel parameter Back up yang diharapkan bisa memindah isi data yang ada di dalam Touch Screen ke satu panel Backup ini. Saat itu ada sekitar 24 parameter yang harus di backup.

Sedangkan alasan dibuatkan sistim backup saat itu adalah sistim PLC pada boiler Maxitherm ini sering mengalami masalah, sedangkan pada saat itu tidak ada satupun karyawan pabrik yang mampu untuk melakukan perbaikan PLC dan puncak masalahnya adalah ketika Touch screen ( Men and Machine Interface / MMI ) atau HMI ( Human and Machine Interface ) nya mengalami blank dan errror. Boiler harus dijalankan.

Sudah terhitung sekitar 5 tim programmer dari 5 perusahaan maupun kelompok professional yang berusaha untuk membobol PLC dari boiler ini dan rata rata mengalami kesulitan dalam penanganannya dengan berbagai alasan. Yang terakhir melakukan perbaikan PLC ini adalah sekelompok professional dari sebuah Boiler terkenal di Pulau Jawa yang bernaung dibawah sebuah bendera Perusahaan Teknik di Surabaya.Kami menilai hasil perbaikan dan saran teknik mereka adalah membuahkan hasil dan akhirnya boiler ini bisa beroperasi seperti sekarang ini. Walaupun ada beberapa kekurangan dalam hal instrumen, tapi kami menyadari mereka bekerja secara professional dan disiplin betul dalam hal ini. Kami perlu mencontoh hal ini.

Panel Bacup mengalami perombakan yang cukup signifikan sejak bergabungnya Pak Pudi Utomo di stasiun Instrumentasi Krebet Baru II. Dengan keberanian luar biasa beliau meyakinkan kami bahwa panel ini terlalu rumit dan bisa lebih dibikin simpel, dengan jalan di integrasikan dengan sistim PLC yang sudah eksis dan di bikin sesimpel mungkin. Sebelumnya pada tahun 2012 panel backup ini dibikin mandiri dan tidak ada hubungan sama sekali dengan Sistim PLC.
ARTIKEL LAIN:

 AMPLI         CATUR      PLC     TV/AV    ELEKTRO    GITAR
INSTRUMENTASI  KOMPUTER    MUSIK   SOFTWARE