CATEGORY

Tuesday, December 13, 2016

MEMBUAT SENDIRI SPEED CONTROLLER HAGGLUNDS

AMPLI         CATUR      PLC     TV/AV    ELEKTRO    GITAR
INSTRUMENTASI  KOMPUTER    MUSIK   SOFTWARE

Sudah waktunya artikel ini saya keluarkan, karena saat ini sudah akan tutup giling, disamping saya kuatir apa yang yang saya buat bersama teman teman akan jadi cerita saja tanpa ada bukti tertulis maupun tercatat.

Pada pertengahan giling sekitar bulan september 2016 lalu, tiba tiba ada masalah teknis: Motor Hidrolis yang biasa kami panggil HAGGLUNDS 5 ( Motor Hidrolic  buatan Rexroth sekitar tahun 2005) tidak mau berputar, padahal sinyal dari panel operator sudah masuk ke panel bawah / SPIDER unit.

Hasil putaran ini dimanfaatkan untuk menggelindingkan gilingan nomer 5 . Ditempat kami menggunakan 5 tahap gilingan, mulai dari gilingan 1 s/d 5.

Berikut ini adalah ilustrasi asal muasal berputarnya motor hidrolis merk HAGGLUNDS.
Hagglunds gilingan 5

Lama kami mencari penyebab ini, kemudian diketahui jika prinsip berputarnya motor hidrolis ini adalah jika ada tekanan oli yang cukup kuat ,maka motor hidrolis akan berputar. Permasalahannya adalah katup untuk membuka saluran oli ini menggunakan prinsip katup magnet. Jika ada magnet yang melewati tuas, maka tuas akan terbuka dan aliran oli yang dipompa akan naik dan mengalir ke motor hidrolis.

Tegangan yang masuk ke coil magnetik ini tidak ada. Berarti bisa disimpulkan bahwa yang bermasalah adalah coil atau pembangkit tegangannya.

Coil pun ditukar, tetapi tidak ada perubahan. Berarti ada masalah di pembangkit tegangannya. Kita urut sampai ke SPIDER ( nama alat kontrol yang ada di panel HAGGLUNDS ). Disana nampak ada bekas kebakaran. Berarti rangkaian pembangkit arus untuk masuk ke koil ada masalah.

Kemudian ada ide untuk memberi supplai ke coil. Dan benar, ketika kita beri supplai 12 VDC, tiba tiba Hagglunds berputar dengan cepat hingga ke angka 3 RPM!

Akhirnya keesokan harinya kita buatkan generator Volt DC dari sebuah Power Supplay switching 12V yang ada trimpotnya. Jika trimpot kita putar kiri, maka tegangan output akan turun dan arus ke koil akan turun, effeknya RPM Motor Hidrolis ikut turun. Demikian sebaliknya.

Speed gilingan tergantung dari trimpot Power Supply
Kekurangan sistim ini adalah speed dari Gilingan / Feed Roll menjadi fix, tidak bisa mengikuti speed dariTop Roll dan Discharge Roll. Setelah 2 minggu trimpotnya "Dol" karena di setal setel.  Akhirnya diputuskan jika dibuatkan pengkondisi sinyal dari PLC OMRON yang selama ini untuk monitoring. Prinsip kerja ya adalah
 outputan dari PLC yang berupa arus dikonversi menjadi tegangan.
 Skema kasarnya seperti ini. Komponen dan keterangan tidak saya sertakan. Asal tahu saja.

konverter arus ke RPM
Akhirnya rangkaian diuji dan dites dengan baik. Jadinya seperti berikut ini:

Penambahan PLC untuk mengendalikan kecepatan gilingan
    Setelah alat pengkonversi tersebut selesai, maka kita buatkan interface di HMI buatan OMRON yang kita miliki untuk di integrasikan dengan sistim kontrol Hagglunds.

layar HMI untuk Hagglunds 5 buatan sendiri
 Fitur yang dimiliki alat kontrol ini adalah:
  • Adjustable Speed dengan mensetting % Friksi
  • Adjustable Target Press pada Hagglunds 5 dengan set target press yang di inginkan
  • Adjustable gain control press untuk membikin halus kasarnya penggilasan
  • Auto speed Hagglunds 5
  • Auto press Hagglunds 5
  • Up Down Servo Motor untuk Governor Turbin Gilingan No.5
Sekitar akhir November,  Hagglunds bermasalah kembali. Setelah dilacak, ternyata ada masalah pada koil. Dugaan sementara koilnya mengalami penurunan permeabilitas. Akhirnya koil kita "lukir" dengan koil untuk putar balik. Hagglunds normal kembali.Hingga tulisan ini dibuat, alat ini masih berfungsi dengan baik. Sementara SPIDER yang terbukti rusak ini masih belum juga datang walaupun sudah dipesan beberapa bulan yang lalu setelah kerusakan.

  Penulis berterima kasih kepada bapak bapak Masinis PG Krebet Baru 2 yang telah memberi kesempatan kepada saya untuk berkreasi melawan keragu raguan dalam mengalahkan teknologi dari negara maju. Saya juga berterima kasih kepada kawan kawan sesama instrumen yang mendukung langkah saya dalam memajukan sistim Instrumentasi di PG Krebet Baru pada khususnya, RNI pada umumnya.

Wasalam.
ARTIKEL LAIN:


AMPLI         CATUR      PLC     TV/AV    ELEKTRO    GITAR
INSTRUMENTASI  KOMPUTER    MUSIK   SOFTWARE

No comments:

Post a Comment